Mengenal dan Belajar Framework Laravel

Mengenal dan Belajar Framework Laravel

Apa Itu Laravel ? Meski masih terbilang framework baru tapi apa salahnya jika kita mencoba nya . saya akan menjelaskan sedikit pengertian laravel dan apa saja sih kegunaan nya . Laravel adalah sebuah framework yang digunakan untuk web development di PHP.  Umur framework ini, terbilang masih baru dan sekarang sudah ada yang versi 5.

Framework ini sebenarnya bisa dibilang dibangun di atas komponen-komponen yang sebagian besar milik Symfony, dan sudah dibuat menggunakan hampir semua metodologi dan tools yang cukup modern untuk saat ini, misalnya :

  1. Composer
  2. Event Management
  3. MVC Design Pattern
  4. Console / Terminal
  5. Service Provicer
  6. IoC Container
  7. Dependency Injection Pattern
  8. PHP 5.3+ features, namespace, lambda function, dll
  9. Unit test
  10. DotEnv
  11. ORM via Eloquent
  12. Template engine via Blade

Jadi, apa saja yang dimiliki laravel yang membuat saya jatuh hati padanya, dan mungkin juga Anda?
Ini dia beberapa keunggulan Laravel dengan Framework lainnya yang saya dapat dari website Laravel Indonesia id-laravel.com .

1. PHP 5.3

Tentu Anda sudah tahu bahwa php 5.3 memiki cukup banyak fitur baru dalam segi bahasa, yang membuat PHP terasa lebih modern dan powerfull. Laravel dikembangkan secara khusus untuk PHP 5.3, jadi framework ini bisa memanfaatkan berbagai macam kelebihan yang dimiliki PHP versi baru tersebut. Tidak ada backward compatibility dengan PHP versi sebelumnya.

Beberapa fitur yang cukup penting adalah namespace, anonymous function, dan autoloading.

Dengan namespace, Anda bisa membuat dua kelas dengan nama yang sama.

2. Syntax yang Cool & Expressive

Laravel melakukan pendekatan yang berbeda dengan membuang parameter yang sifatnya flagging dan memilih untuk membuat dua fungsi yang berbeda. Bagi saya pendekatan semacam ini lebih jelas karena minimal satu parameter fungsi telah berkurang. Less is more.

Contoh lain dimana laravel memiliki kesederhanaan adalah masalah routing. Pada prinsipnya membangun website hanyalah masalah request-response. Ada request terhadap halaman x dan Anda harus menyediakan response x. Untuk itulah Laravel menerapkan prinsip routing yang sangat simpel.

3. Composer

Composer adalah sebuah ‘dependency manager’ untuk PHP. Anda bisa menginstall suatu library melalui composer dan composer akan secara otomatis menginstall library lain yang dibutuhkan, tanpa perlu mendownload satu persatu. Mirip dengan apt get install di sistem operasi linux.

Contoh file yang mendeskripsikan dependensi:

{
    "require": {
        "vendor/package": "1.3.2",
        "vendor/package2": "1.*",
        "vendor/package3": ">=2.0.3"
 }
}

Lalu jalankan: <pre class=”prettyprint lang-basic”>composer update</pre>

Dan seluruh library yang Anda butuhkan akan otomatis didownload dan siap digunakan. Untuk lebih jelasnya silakan kunjungi https://packagist.org/.

4. Official Website yang Keren

Web laravel.com terlihat simpel, menarik, jelas dan mudah digunakan,
dengan pilihan warna yang out of the box. Jika mereka bisa membuat
website yang indah dan enak dilihat, maka saya yakin mereka juga bisa
membuat framework yang indah dan nyaman digunakan.

Baca Juga : Library CSS Untuk Mempermudah Membuat Website